Hikayat Orang-orang Yang Dicabut Nyawanya (2)

Diceritakan bahwa Malaikat Maut menemui Nabi Sulaiman bin Daud as. Malaikat Maut melihat dengan tajam dalam waktu yang lama kepada salah seorang pembantu Nabi Sulaiman. Ketika Malaikat Maut keluar, laki-laki itu bertanya, "Wahai Nabi Allah, siapakah orang yang masuk tadi?"

Nabi Sulaman menjawab, "Malaikat Maut".
Laki-laki itu berkata, "Aku takut Malaikat maut hendak mencabut nyawaku. Oleh karena itu aku akan menghindar darinya."

Nabi Sulaiman berkata, "Bagaimana caramu menghindar darinya?"

Laki-laki itu menjawab, "Suruhlah angin membawaku ke negeri India saat ini juga. Mudah-mudahan Malaikat Maut terkecoh dan tidak dapat menemukanku. "

Nabi Sulaiman menyuruh angin untuk membawa laki-laki itu ke tempat yang dituju. Mlaikat Maut kembali dan menemui Nabi Sulaiman.
Kemudian Nabi Sulaiman bertanya kepada Malaikat Maut, "Mengapa engkau melihat kepada laki-laki itu lama sekali?"

Malaikat Maut berkata, "Aku sungguh merasa heran terhadapnya. Aku diperintahkan untuk mencabut nyawanya di negeri India padahal negeri itu sangat jauh. Tetapi ternyata angin telah membawanya ke sana. Itulah takdir Allah SWT.



Sumber : Buku "ETIKA BERKUASA: Nasihat-nasihat Imam Al-Ghazali - Karya
Imam Al-Ghazali.

Comments :

0 komentar to “Hikayat Orang-orang Yang Dicabut Nyawanya (2)”

Poskan Komentar